Halaman

Senin, 02 April 2012

Awas, Perhiasan Imitasi Picu Gangguan Kesehatan

Banyak hal yang menyebabkan alergi kulit. Makanan atau udara menjadi salah satu penyebabnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa perhiasaan murahan atau imitasi juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti alergi.
Penelitian yang diprakarsai dari organisasi penyelamat lingkungannon-profit, The Ecology Center, menemukan tingkat yang mengkhawatirkan dari komposisi bahan kimia berbahaya dalam perhiasaan murahan.
Profesor Kimia dari Ashland University, Jeffrey Weidenhamer, Ph.D meneliti 99 perhiasaan dimana 25 persen mengandung bahan kimia beracun yang kandungannya melewati batas yang ditentukan oleh Komisi perlindungan konsumen, seperti timbal, kadmium, kromium, merkuri dan arsen serta beberapa bahan kimia beracun lainnya.
Menggunakan sinar x-ray, peneliti mengidentifikasi jenis logam yang ditemukan dalam perhiasaan dan menemukan adanya konsentrasi tingkat tinggi dari bahan kimia beracun tersebut secara konsisten.
Weidenhamer mengkhawatirkan risiko terbesar diidap anak-anak yang dipasangkan liontin kalung dan cincin oleh orangtuanya yang kemudian tanpa sengaja memasukkan perhiasaan tersebut ke dalam mulut.
Masalah kesehatan terkait bahan kimia berbahaya dalam penelitian terakhir berkaitan dengan masalah kesehatan, seperti alergi akut, toksisitas hati dan kanker.

Deteksi Gangguan Kesehatan dari Rambut


Rambut ternyata bisa mencerminkan berbagai masalah kesehatan pada diri Anda. Gangguan yang sering Anda rasakan pada rambut ternyata menjadi tanda adanya ketidakberesan pada kesehatan Anda.
Ingin tahu indikasi kesehatan apa saja yang bisa diketahui dari masalah rambut? Cari tahu jawabannya, seperti dikutip dari laman Mirror, Jumat (30/3).
Rambut tipis
Penipisan rambut biasanya sering dialami wanita yang baru saja melahirkan dalam enam bulan terakhir, karena kehamilan dan menyusui mengambil hampir semua nutrisi penting untuk pertumbuhan rambut. Namun, rambut tipis bisa menandakan Anda kekurangan zat besi. Berdasarkan sebuah survei dilakukan YouGov tahun ini, zat besi pada tubuh mempengaruhi satu dari empat rambut wanita.
Kebotakan
Kebotakan atau penipisan rambut sering dialami para pria. Penelitian di Amerika menemukan bahwa pria yang mengalami kebotakan ternyata lebih cerdas dibandingkan pria lain yang tidak mengalami kebotakan. Rata-rata mereka memiliki 4-5 poin lebih tinggi dalam tes IQ. Namun penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam i jurnal American Academy of Dermatology menunjukkan jika kebotakan juga bisa menjadi tanda adanya tumor prostat.
Rambut berketombe
Menurut para ahli, kulit kepala terkelupas dapat menjadi tanda Anda menderita stres berat. Merasa lelah terus-menerus dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, yang mengurangi kemampuan tubuh Anda untuk melawan jamur yang menyebabkan ketombe, sehingga membiarkan jamur tersebut terus hidup di kulit kepala Anda.